Laporan volume bahan bakar

The Laporan Volume Bahan Bakar di Navixy menawarkan wawasan komprehensif tentang penggunaan bahan bakar di seluruh armada Anda, menyediakan data penting mengenai perubahan volume bahan bakar, kejadian pengisian ulang, dan konsumsi bahan bakar selama periode waktu tertentu.

Laporan ini penting bagi manajer armada yang bertujuan memantau efisiensi bahan bakar, mendeteksi potensi pencurian bahan bakar, dan mengelola biaya bahan bakar secara efektif. Berikut panduan rinci tentang cara kerja laporan ini, parameter yang terlibat, dan cara menginterpretasikan datanya.

Contoh laporan volume bahan bakar

Ikhtisar

Laporan Volume Bahan Bakar terdiri dari beberapa bagian:

  1. Grafik perubahan volume bahan bakar: Representasi visual perubahan level bahan bakar seiring waktu.

  2. Tabel pengisian: Daftar rinci kejadian pengisian ulang, termasuk waktu, volume, dan lokasi setiap pengisian.

  3. Tabel rincian per tanggal: Ringkasan harian perubahan volume bahan bakar, termasuk jarak tempuh, jumlah pengisian ulang, dan perhitungan konsumsi bahan bakar.

  4. Penilaian kualitas sensor level bahan bakarLAB: Fitur eksperimental yang mengevaluasi akurasi dan keandalan data sensor bahan bakar. Lihat juga: Meningkatkan akurasi manajemen bahan bakar dengan Indeks Kualitas Sensor Bahan Bakar.

Fitur utama dan kasus penggunaan

Laporan Volume Bahan Bakar dapat digunakan dalam berbagai skenario:

  • Memantau konsumsi bahan bakar: Melacak penggunaan bahan bakar dan mengidentifikasi pola atau anomali yang dapat menunjukkan inefisiensi atau potensi pencurian bahan bakar.

  • Mengevaluasi akurasi sensor: Menilai kinerja sensor level bahan bakar untuk memastikan pengumpulan data yang andal.

  • Deteksi kecurangan bahan bakar: Mengidentifikasi pola atau lokasi pengisian ulang yang tidak biasa yang mungkin menunjukkan aktivitas penipuan.

Parameter laporan

Untuk menghasilkan Laporan Volume Bahan Bakar yang akurat, pastikan konfigurasi berikut diatur dengan benar:

  1. Kalibrasi sensor level bahan bakar:

    1. Untuk satu sensor level bahan bakar, pastikan tabel kalibrasi diisi sesuai rekomendasi pabrikan. Selain itu, atur ambang batas untuk penyaringan emisi di bagian "Advanced" di bawah tabel kalibrasi.

    2. Untuk kendaraan dengan beberapa tangki, kalibrasi setiap sensor secara terpisah dan buat sensor agregat dengan satuan volume diatur ke liter atau galon. Hindari menggunakan "Custom Option" pada pengaturan Unit of Measure sensor.

    3. Untuk sensor yang melaporkan level bahan bakar sebagai persentase, kalibrasi juga diperlukan, dengan volume bahan bakar minimum dan maksimum yang ditentukan.

  2. Pemrosesan data sensor: Platform mengumpulkan data mentah dari perangkat dan sensor bahan bakar, yang kemudian disaring berdasarkan nilai yang diabaikan yang ditetapkan dalam pengaturan sensor. Platform merekam data sebagaimana diterima, tanpa memodifikasinya.

  3. Pembuatan grafik: Platform menghasilkan grafik dari nilai yang disimpan berdasarkan parameter laporan. Pengaturan sensor bahan bakar, termasuk nilai ambang, diterapkan pada grafik ini.

  4. Penghalusan otomatis: Proses penghalusan grafik sepenuhnya otomatis, dengan semua pengaturan penghalusan dan penyaringan diterapkan secara otomatis untuk menghasilkan grafik yang ramah pengguna dan mudah dibaca.

Bagian laporan terperinci

  1. Grafik perubahan volume bahan bakar: Grafik ini menampilkan pembacaan sensor level bahan bakar seiring waktu. Jika digunakan beberapa sensor, grafik akan menampilkan data hanya dari sensor agregat. Kejadian pengisian ulang diberi nomor dan dipetakan pada titik yang sesuai pada grafik.

  2. Tabel pengisian: Tabel mencantumkan semua kejadian pengisian ulang selama periode yang dipilih, termasuk tanggal, waktu, volume bahan bakar, dan lokasi.

  3. Tabel rincian per tanggal: Menyediakan ringkasan data harian, termasuk:

    1. Tanggal: Hari spesifik yang dihitung datanya.

    2. Jarak tempuh: Jarak yang ditempuh pada hari tersebut.

    3. Jumlah Pengisian Ulang: Jumlah kejadian pengisian ulang.

    4. Volume: Total volume bahan bakar yang diisi ulang.

    5. Terkonsumsi: Konsumsi bahan bakar aktual untuk hari tersebut, dihitung sebagai level bahan bakar awal + volume pengisian ulang - level bahan bakar akhir.

    6. Konsumsi per 100 km: Konsumsi bahan bakar per 100 km, dihitung sebagai (level bahan bakar awal + volume pengisian ulang - level bahan bakar akhir) / jarak tempuh * 100.

  4. Penilaian kualitas pembacaan sensor bahan bakarLAB:

    1. Bagian ini mengevaluasi kualitas pembacaan sensor bahan bakar, memberikan skor kuantitatif (1,0 hingga 10,0) dan penilaian kualitatif (rendah, sedang, tinggi) berdasarkan kebisingan dan akurasi data sensor.

    2. Sistem mungkin menampilkan pesan yang menunjukkan data tidak cukup untuk penilaian kualitas jika sensor baru dipasang atau jika periode pengumpulan data terlalu singkat.

Wawasan dari laporan

Laporan Volume Bahan Bakar dapat mengungkap wawasan penting, seperti:

  • Deteksi kecurangan bahan bakar: Mengidentifikasi ketidaksesuaian antara kejadian pengisian ulang yang dilaporkan dan penggunaan bahan bakar aktual, terutama di SPBU.

  • Efisiensi operasional: Menganalisis konsumsi bahan bakar relatif terhadap jarak tempuh untuk mengidentifikasi potensi inefisiensi atau area untuk pengurangan biaya.

  • Pemantauan kinerja sensor: Menilai secara berkala akurasi dan keandalan sensor bahan bakar untuk memastikan bahwa data yang digunakan untuk pengambilan keputusan dapat dipercaya.

Last updated

Was this helpful?